Setelah Dua Bulan

Selalu ada inspirasi dibalik motivasi.

Saya kok kepikiran untuk menulis diary sehari-hari tentang anak saya, Nasya di Blogger. Cara dia bertumbuh dan berkembang. Hal ini terinspirasi oleh salah satu penulis kesukaan saya, Puthut EA. Beliau pernah menuliskan kisah-kisah tentang anaknya yang bernama Kali menjadi sebuah buku.

Buku pertama judulnya Dunia Kali sedangkan buku kedua judulnya Semesta Kali. Sepertinya menarik menuliskan setiap kejadian baik suka maupun duka tentang tumbuh kembang seorang anak. Mas Puthut saya rasa berhasil menghadirkan salah satu buku yang ringan, menarik, dan cocok dibaca oleh semua kalangan. Nggak kaget, penulis sekaliber beliau pastilah tahu bagaimana cerita kehidupan sehari-hari diolah.

Ya, walaupun mungkin cerita orang tua dan anak bisa dimulai secara lengkap ketika sang anak sudah bisa menunjukan kepinginan, komunikasi, dan gerak geriknya.

Kalau Nasya sendiri sekarang berusia dua bulan lebih empat hari. Setau saya, kepinginannya hanya minum dan minum saja. Sepertinya dia adalah Si Paling Haus. Baru-baru ini sehari dia bisa habis hampir setengah liter ASI. Istri saya untungnya cukup kuat untuk memenuhi kebutuhannya.

Hal lain tentang perkembangan Nasya adalah kemampuan responnya terhadap kehadiran orang lain disekitarnya. Matanya sudah bisa fokus memperhatikan. Tetapi ada satu benda yang sering menjadi fokusnya untuk dilihat, yaitu kipas angin dinding. Saya jadi penasaran. Dalam pikiran Nasya, kipas angin dinding yang tengok kanan tengok kiri di kamarnya itu dikira apa ya? Ayah? Kan nggak, ya?

Iya sih , Ayah kadang suka menggelengkan kepala saat bermain sama Nasya. Tapi kamu bisa bedakan kan, nak? Bagaimana bentuk wajah Ayah dan bagaimana bentuk kepala kipas dinding. Bisa ya, tolong nak.

Komentar

Postingan Populer